SUKSES MENGELOLA BISNIS RESTORAN
Persiapan
Apa
yang Harus Diketahui Sebelum Memulai
A. Pebisnis Restoran Adalah Enterpreneur
Sekaligus Entertainer
Pengusaha restoran yang sukses adalah gabungan dari karakter
seorang pengusaha handal dengan penghibur jempolan. Selain menyuguhkan makanan
yang lezat, pebisnis restoran juga dituntut untuk melayani dan menghibur
konsumen.
B. Kemampuan Diri
Di dunia ini sudah banyak bisnis yang sudah dan terus
berkembang, tetapi banyak juga yang mengalami kegagalan. Penyebab kegagalan itu
banyak sekali, diantaranya ketidakseriusan dalam mengelola bisnis yang
dijalani.
Penyebab lain kegagalan dalam berbisnis adalah kurang
kemampuan. Bila Anda hendak membangun bisnis restoran, tentunya Anda harus
memiliki kemampuan analisis pasar, manajemen restoran, dan masak-memasak.
Selain
itu penyebab kegagalan dalam membangun bisnis restoran adalah :
- Pemilihan lokasi yang salah atau tidak strategis
- Terlalu optimis dengan menu masakan yang Anda kuasai
- Menunggu bola dan tidak berinisiatif menjemput bola
- Pelayanan yang kurang baik
- Tidak ada menu istimewa
- Tidak menjaga kualitas rasa
- Menaikkan harga secara besar-besaran
- Sikap yang tidak bersahabat dengan para pegawai
- Pengeluaran kecil yang sering diabaikan
C. Jenis Restoran
- Gourmet (Restoran Ala Ruang Makan di Rumah Mewah)
- Fast Food (Restoran Layanan Cepat)
- Bistro / Grill (Restoran Keluarga)
- Buffet (swalaya/prasmanan, bahkan masak sendiri)
- RestoranPadang
- Restoran Sederhana
- Restoran Istimewa
- Restoran Etnik
D. Menu Makanan
Menu juga akan menentukan semua hal yang terkait dengan
restoran Anda.
- Menu makanan akan menunjukkan siapa target market yang paling spesial
- Menu juga berpengaruh terhadap lokasi yang paling tepat
- Menu ikut menentukan dekorasi restoran
- Menu juga menuntut tenaga kerja yang tepat
E. Cara Penyajian dan Bahan
Baku
Sekarang ini, masyarakat makin dewasa dalam menyikapi
berbagai hal, termasuk dalam memilih restoran kesukaannya. Kadang kita
bertanya-bertanya, bagaimana mungkin hanya gara-gara cara penyajian konsumen
berpaling. Akan tetapi ituah kenyataannya. Demikian pula bahan baku . Sekarang
ini masyarakat semakin berhati-hati menggunakan bahan makanan tertentu.
F. Keuangan
Bila ingin memulai berbisnis restoran, setidaknya Anda harus
memiliki modal yang besar. Tetapi apabila ingin tetap membangun restoran yang
besar seperti restoran jenis gourmet, sebaiknya Anda mencari investor atau
beberapa rekan bisnis.
Buat
Rencana Bisnis yang Matang
Jika Anda ingin membuat perusahaan besar, sebaiknya Anda
membuat bisnis plan terlebih dahulu. Dalam membuat bisnis plan, ada beberapa
unsur yang harus Anda perhatikan.
- Tujuan usaha atau visi dan misi
- Nama perusahaan dan alamat lengkap
- Jenis usaha
- Gambaran lokasi usaha
- Siapa calon konsumen Anda
- Bagaimana dengan kompetisi di sektor usaha tersebut
- Strategi marketing yang akan dijalankan
- Sejarah dan perkembangan dan bisnis tersebut
- Mempersiapkan manajemen yang baik
- Struktur usaha
Dalam feasibility study ini, kita harus mencermati
semua bidang yang berkaitan dengan usaha yang akan dijalankan. Mulai dari
meneliti target area, mengetahui secara pasti profil penduduk di sekitar
lokasi, tingkat sosial ekonominya, kebiasaan budaya, dangaya hidup mereka. Selain
itu juga harus dipelajari karakteristik persaingan dan profil para kompetitor,
keberadaan industry, dan pariwisata di sekitar lokasi.
B. Rencana Keuangan
Penting untuk Anda mengetahui sejumlah hal yang harus
dilakukan terkait dengan rencana keuangan, yaitu
sebagai berikut :
- Budget modal
- Rencana investasi
- Estimasi keuangan
Bentuk
usaha
A. Perusahaan Sendiri
Untuk memulai perusahaan seperti ini, Anda harus menyediakan
dana pribadi berarti Andalah pemilik saham seluruhnya. Anda yang mengambil
kebijakan dalam setiap aktivitas perusahaan.
B. Bermitra
Jenis usaha yang lebih kompleks dibandingkan dengan bisnis
sendiri adalah join dengan pihak lain. Bisa dengan satu, dua, atau lebih pihak
lain yang telibat. Bentuknya macam-macam, namun belum menjadi sebuah Perseroan
Terbatas.
C. Perusahaan/Perseroan Terbatas (PT)
Sebuah perusahaan terbatas memiliki identitas sendiri dan
terpisah dari para pemiliknya. Banyak hal menguntungkan dari posisi semacam itu
dibandingkan dengan usaha partnership, apalagi usaha sendiri.
D. Franchise
Konsep ini sangat menguntungkan bagi pelaku bisnis pemula
yang belum mengerti banyak tentang suatu jenis usaha. Langkah ini juga diyakini
akan memperkecil risiko usaha karena bisnisnya sudah teruji. Namun, franchise
membuat gerak-gerik Anda sebagai pengusaha menjadi sangat terbatas karena harus
mengikuti semua aturan yang ditetapkan oleh master waralaba.
Segera
Mulai
Memilih
Nama dan Mencipta Identitas
Nama juga terkait dengan berbagai urusan yang lain, mulai
dari hak cipta (copyright), trademark, lisensi, urusan hukum, sampai asuransi
brand juga berkaitan erat dengan strategi marketing.
Setelah memilih nama dan logo, ada beberapa hal lain yang
perlu diperhatikan agar restoran Anda terkesan menarik dan memiliki identitas.
Identitas mencakup beberapa aspek fisik, antara lain : dekorasi ruangan,
suasana, musik, menu, cara pelayanan, penyajian, kualitas masakan, dan harga,
termasuk nama dan logo.
Menentukan
Lokasi
A. Lokasi Mana yang Anda Pilih
1.
Pusat Kota
Keuntungan
: sumber konsuman melimpah dan transportasi mudah.
Kerugian
: tempat sangat terbatas, parkir sempit, dan biaya jauh lebih mahal.
2.
Pinggiran
Keuntungan
: lahan luas, parkir luas, dan biaya jauh lebih rendah.
Kerugian
: perlu lebih mengenal pasar, transportasi biasanya berkendala, konsumen tidak
sebanyak di pusat kota .
3.
Pusat Belanja
Keuntungan
: konsumen melimpah, parkir luas, transportasi mudah, dan nyaman.
Kerugian
: biaya sangat mahal.
4.
Pasar
Keuntungan
: jumlah konsumen yang banyak.
Kerugian
: terlalu banyak kendala transportasi, tidak aman dan tidak nyaman.
5.
Dekat Permukiman
Keuntungan
: biaya relatif rendah, lokasi luas, dan konsumen tidak sedikit.
Kerugian
: lokasi strategis sulit didapat.
6.
Berdiri Sendiri
Keuntungan
: biaya lebih rendah dan Anda memiliki kebebasan dalam berbagai hal seperti jam
buka dan jam tutup.
Kerugian
: Anda hanya mengAndalkan kehebatan sendiri.
7.
Zoning
Yaitu
tempat khusus untuk beberapa bidang usaha yang sama. Banyak keuntungan yang
diperoleh seorang pengusaha restoran bila berlokasi di tempat zoning seperti
itu.
Mereka
lebih mudah memasarkan produknya karena pengunjung yang sengaja mendatangi
mereka. Biasanya pengunjung di zona dagang tertentu belum menjatuhkan pilihan
mau menyantap makanan di restoran tertentu. Mereka masih memilah-milih sehingga
memberikan peluang kepada pengelola restoran untuk membujuknya.
8.
Menyewa
Menyewa
adalah salah satu alternatif terbaik bagi pengusaha restoran. Menyewa banyak
dipilih karena punya banyak fleksibilitas yang lumayan tinggi.
Namun
sebelum menyewa, kita pun harus mempertimbangkan banyak hal.sejumlah pengalaman
pengusaha restoran lain menunjukkan bahwa ad pemilik tempat yang seenakknya
menaikkan tarif sewa setiap tahun.
9.
Milik Sendiri
Dengan
memiliki sendiri Anda bisa menekan banyak cost sehingga harga jual akan
menjadi lebih murah.
Akan
tetapi, kelemahannya juga tidak sedikit. Misalnya karena milik sendiri, faktor
biaya sewa menjadi tidak ada dalam cost operasional. Padahal, biaya
membeli sendiri atau menyewa sama-sama mengeluarkan sejumlah uang.
B. Metode Penentuan Lokasi
1.
Metode Pemeringkatan Faktor
- Mengembangkan daftar faktor-faktor terkait.
- Menetapkan bobot setiap faktor untuk mencerminkan seberapa jauh faktor tersebut penting bagi pencapaian tujuan perusahaan.
- Mengembangkan suatu skala untuk setiap faktor.
- Meminta manajer untuk menentukan skor setiap lokasi dengan menggunakan skala yang telah dikembangkan pada tahap 3.
- Mengalihkan skor tersebut dengan bobot dari setiap faktor dan menentukan jumlah total untuk setiap lokasi.
- Membuat rekomendasi yang didasarkan pada skor laba maksimal dengan mempertimbangkan hasil dari pendapatan kuantitatif.
2.
Analisis Titik Impas Lokasi
- Tentukan biaya tetap dan biaya variable untuk setiap lokasi.
- Plot biaya untuk setiap lokasi dengan biaya pada garis vertical dan volume produksi tahunan pada garis horizontal di grafik itu.
- Pilih lokasi yang biaya totalnya palinh rendah untuk setiap volume produksi yang diinginkan.
3.
Metode Pusat Gravitasi
Metode
pusat-gravitasi merupakan teknik matematika dalam menentukan lokasi pusat
distribusi yang akan meminimalisasi biaya distribusi.
4.
Metode Transportasi
Metode
transportasi adalah suatu teknik riset operasi (operation research) yang dapat
sangat membantu dalam membuat keputusan-keputusan lokasi restoran.
Memilih
Peralatan dan Furnitur
A. Pilih Baru atau Bekas?
Terkait dengan biaya investasi untuk peralatan dan
furniture, ada dua pilihan yang sangat berpengaruh, yaitu memilih yang baru
atau yang bekas. Anda pasti sudah mengetahui apa konsekuensi dari memilih
barang baru dan bekas. Namun yang jelas, sejumlah hal harus Anda perhatikan.
- Fungsi
- Daya tahan
- Terlihat baru
- Garansi
B. Mau Beli atau Sewa
Bila dana Anda mencukupi, membeli barang baru atau bekas
tidak menjadi masalah. Akan tetapi, untuk menghemat dana investasi awal,
menyewa bisa menjadi alternative. Dengan menyewa, dana bisa Anda hemat cukup
besar dan Anda bisa leluasa memilih barang baik baru maupun bekas. Baik membeli
maupun menyewa, perlu Anda perhatikan kelayakan peralatan tersebut.
Menetapkan
Desain dan Dekorasi
A. Dapur
Upayakan dapur Anda selalu terlihat bersih dan higienis.
Terkadang ada pengunjung yang iseng melihat dapur restoran untuk meyakinkan
diri mereka bahwa makanan yang mereka makan steril (bersih) karena saat ini
banyak orang yang mulai memperhatikan masalah kebersihan makanan. Untuk
memadukan kedua hal ini, desain dan kebersihan, Anda harus sangat serius dalam
hal ini.
B. Ruang Utama
Jumlah kursi yang Anda sediakan sangat berpengaruh terhadap
penataan ruangan. Salah menentukan kapasitas, bisa berdampak fatal terhadap
kenyaman pengunjung. Upayakan Anda menggunakan kursi yang sesuai struktur
tulang belakang manusia, tidak terlalu kecil, dan tidak mudah berkarat.
C. Dekorasi
Biasanya pengelola memberikan perhatian setengah-setengah
terhadap dekorasi. Padahal, untuk membuat dekorasi yang sempurna dibutuhkan
tenaga, pikiran dan dana yang tidak sedikit. Anda sebaiknya meminta bantuan
pakar dekorasi meskipun harus mengeluarkan sejumlah uang.
D. Disain dan Dekorasi Sendiri
Bagi sejumlah pengusaha restoran, membuat disain dan
dekorasi sendiri adalah sebuah pelihan utama. Kendala dan biasanya menjadi
faktor utama sehingga mereka memilih untuk melakukannya sendiri.
Memiliki
SDM Andal
A. Training SDM
Biasakan untuk selalu memberikan training kepada
setiap karyawan baru, termasuk ketika Anda memulai bisnis ini. Buat karyawan
Anda faham tentang visi dan misi perusahaan serta menu Andalan. Ada beberapa
hal yang harus menjadi pertimbangan dalam merekrut pegawai :
1.
Perhatikan sikap dan perilakunya
2.
Keahlian
3.
Pilih orang baru atau orang lama
B. Berikan Prosedur Yang
Jelas
Pengelola restoran harus membuat prosedur yang jelas untuk
semua bidang pekerjaan. Prosedur ini akan menjadi panduan utama para pekerja
dalam melakukan aktivitasnya. Setiap prosedur harus disebarkan dan diketahui
oleh setiap karyawan.
Kelola
dengan Benar
Pilihan
Menu
A. Penyajian Menu
1.
Menu ala carte
Menu
ini ditawarkan kepada pelanggan per satuan dengan harganya masing-masing.
Pelanggan bebas memilih setiap jenis item makanan dan bisa mengetahui dengan
harganya.
2.
Menu table d hote
Table
de hote disajikan restoran sebagai bentuk paket yang ditawarkan kepada
pelanggan. Konsumen tidak akan tahu harga per item, tetapi langsung disuguhi
sebuah paket makanan dan minuman dengan harga tertentu.
3.
Menu degustasi
Pengelola
memberikan pilihan menu tambahan kepada pelanggan. Bila memilih menu X, dia
boleh memilih menu lain sebagai tambahan. Biasanya pengelola
memberikanlimasampai dua belas jenis menu tambahan dengan harga yang lebih
mahal. Namun, di sebagian restoran, menu tambahan ini ditawarkan secara
terpisah.
B. Kreasi Menu
Di sinilah salah satu letak seni dalam bisnis restoran.
Pengelola harus pintar mengkreasi menu sehingga sangat menarik bagi pelanggan.
Penyajian menu yang menarik biasanya akan memancing pelanggan untuk terus
mencobanya.
C. Nama Menu
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memberi
nama menu :
- Mudah diucapkan
- Mudah diingat
- Mudah dibaca
- Menu menunjukan jenis makanannya
- Membuat penasaran
- Berkelas dan bergengsi
D. Disain Menu
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat
daftar menu :
- Jangan urutkan daftar menu berdasarkan harga.
- Kelompokan sesuai jenisnya.
- Buat daftar menu yang eyecatching.
- Letakkan di tempat yang mudah dilihat dan dibaca orang.
- Lengkapi menu dengan gambar masakan atau minuman sebagai penarik minat
- Letakan menu utama di bagian paling atas dengan huruf yang lebih menonjol.
- Letakan menu favorit di bagian kanan atas bila daftar menu terdiri dari beberapa kolom.
- Jelaskan secara singkat dalam daftar menu cara penyajian tiap masakan.
E. Penetapan Harga Menu
Ada dua metode penetapan harga yang sebaiknya Anda ketahui.
Metode-metode tersebut adalah sebagai berikut :
1.
Berdasarkan harga pasar (kompetisi)
Keuntungan dari penetapan harga dengan metode ini adalah
harga yang Anda tetapkan tidak akan melenceng jauh dari harga pasar. Namun
dengan metode ini, biasanya Anda akan kesulitan mendapatkan angka jelas sebagai
profit. Anda akan sangat tergantung pada kondisi pasar.
2.
Berdasarkan modal (biaya bahan baku dan produksi)
Pengelola menetapkan harga berdasarkan harga bahan baku ,
biaya produksi, dan cost restoran lainnya, seperti sewa tempat, listrik,
energi, dan tenaga kerja.
Utamakan
Servis
A. Mau Pakai Servis Gaya Apa?
1. Gaya Prancis
Jika
Anda memilih gaya servis semacam ini, Anda harus memperhatikan beberapa hal
berikut ini :
- Perlu merekrut koki yang handal dan mahir agar mampu memuaskan pelanggan dengan kesalahan minimal.
- Anda harus menyiapkan ruang khusus tempat atraksi masak di hadapan konsumen.
- Kebersihan harus benar-benar dijaga karena prosesnya dilihat langsung oleh konsumen.
2. Gaya Amerika
Ini
adalah gaya yang paling banyak digunakan. Menu disiapkan seluruhnya oleh koki
dan pelayan secara tertutup. Pelanggan hanya akan mendapati menu sudah siap di
piring dengan segala aksesorisnya.
3. Gaya Rusia
Bedanya
dengan gaya Amerika, gaya Rusia membawa semua menu ke meja konsumen dan pelayan
membagi-bagikannya kepada pelanggan. Gayayang lebih modern dari gayarusia
adalah self service. Hidangan menu sudah disiapkan di sebuah meja besar
dan konsumen memilih sendiri tanpa bantuan pelayan.
B. Melatih Karyawan tentang
Servis
Adasejumlah
hal yang harus dilakukan dalam melatih servis karyawan :
- Hati-hati dengan pelayan sebagai pembantu konsumen dan agen penjualan
- Setiap pelayan harus menyuguhkan setiap menu dengan penuh kebanggaan dan keyakinan
- Berikan batasan yang jelas kepada pelayan bagaimana berinteraksi dengan konsumen.
- Anda harus yakin bahwa karyawan Anda mengetahui secara komperehensif semua menu
C. Sayangi Pelanggan
Pelanggan merupakan harta yang bernilai tinggi bagi setiap
pedagang dan perusahaan. Perusahaan dapat dikatakn berhasil apabila dapat
mempertahankan pelanggan lama dan mendapatkan pelanggan-pelanggan baru.
Pedagang atau perusahaan dituntut untuk menjaga kualitas makanan atau produk
dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik, terutama kepada pelanggan setia.
D. Menghadapi Konsumen yang Sulit
Pengelola biasanya kerepotan dalam menghadapi konsumen yang
sulit, bawel, sering mengeluh, dan tidak pernah puas. Lalu bagaimana seharusnya
menghadapi konsumen yang sulit?
- Pelayan Anda harus bisa melihat air muka atau mimik muka seorang pelanggaan.
- Dengarkan keluhan mereka dan jangan membantah.
- Bisa menerima protes mereka.
- Bila masih tetap kecewa, gantilah menu mereka dengan yang baru.
Pemasaran
A. Keberhasilan Usaha dengan Pemasaran
Beberapa
lingkup kegiatan pemasaran adalah sebagai berikut :
- Menganalisis keinginan konsumen dengan beranek apilihan makanan.
- Menentukan kualitas makanan dan konsumen yang menjadi target.
- Memperkirakan jumlah konsumen yang akan membeli.
- Memperkirakan jam berapa konsumen akan membeli.
- Memperkirakan tingkat harga agar mereka mampu membeli.
- Merancang promosi yang akan dilakukan memperhitungkan restoran lain yang menyediakan menu yang sama.
B. Bangun Tim Marketing
Beberapa
bidang kunci yang harus dimiliki tim marketing sebuah restoran :
- Pemimpin marketing atau disebut manajer marketing, harus memiliki kecakapan, meramu semua unsur restoran menjadi daya tarik.
- Pemimpin sales atau disebut manajer sales, harus pintar menjual.
- Pemimpin promosi dan PR , harus bisa mendapatkan simpati serta dukungan dari seluas mungkin masyarakat.
C. Kesalahan dalam Produksi dan Pemasaran
Beberapa
kesalahan yang sering terjadi para bisnis restoran adalah sebagai berikut :
- Membeli bahan baku yang harganya murah, tetapi berkualitas rendah.
- Menyimpan bahan baku di tempat yang tidak tepat.
- Tempat penyimpanan bahan baku yang kotor.
- Tidak mempunyai catatan pembukuan, pembiayaan, dan penjualan.
- Ruangan yang panas dan sirkulasi udara yang kurang lancar.
- Mengunakan peralatan yang sudah tidak layak.
- Pengawasan yang kurang dari manajer atau pemilik usaha.
- Mengabaikan pelayanan yang baik, ramah, dan santun.
- Pengetahuan tentang bisnis kurang.
- Tidak menjaga kualitas makanan.
Ingat
Marketing Mix
A. Produk
Beberapa
hal yang bisa dilakukan untuk meningkatan penjualan dari sisi produk adalah
sebagai berikut :
- Pertimbangkan jam operasionalnya.
- Perhatikan kembali menu.
- Lihatlah dekorasi ruang restoran Anda.
- Amati pula display depan restoran Anda.
B. Place (Lokasi)
Sejumlah
praktisi restoran mengatakan, lokasi adalah syarat nomor satu kesuksesan bisnis
makanan.
C. People (SDM)
Satu
hal yang kini menjadi sangat vital di bidang SDM adalah sikap dan perilaku
mereka atau biasa disebut attitude.
D. Price (Harga)
Di
sebagian jenis restoran, harga menjadi sebuah faktor dominan, apalagi
persaingan semakin menjadi-jadi. Bahkan harga menjadi alat utama untuk
memenangkan persaingan.
E.Promotion
Ada
beberapa cara promosi yang biasa dilakukan orang-orang sukses :
- Internal promo
Segala
kegiatan promosi dilakukan melalui berbagai unsur di dalam restoran.
- Konsumen promo
Pengelola
mulai menyentuh hati konsumen
- Eksternal promo
Pengelola
berniat memperbesar pangsa pasar dengan memperkenalkan restorannya kepada
banyak orang melalui media massa .
Kontrol
Biaya
Beberapa
formula bisa diterapkan untuk kontrol biaya, antara lain :
- Opening inventory (barang-barang bahan kebutuhan menu yang sudah dibeli lengkap dengan daftar harganya )
- Daftar semua invoice pembelian
- Closing inventory (daftar semua bahan baku yang tidak terpakai dan hitunglah yang terjual)
- Jumlahkan semuanya dan kalkulasikan. Angkanya harus klop
- Itulah biaya menu Anda
Bagian
keempat – Serba serbi Restoran
Persepsi
Keliru tentan Bisnis restoran
Sejumlah
alasan keliru dalam membuka bisnis restoran :
- Memiliki resep makanan yang lezat.
- Mendapatkan tantangan dari investor untuk membuka restoran.
- Memiliki hobi makan masakan enak bersama teman.
- Memiliki cara penyajian unik yang belum pernah dijalankan restoran manapun.
- Menawarkan harga makanan dan minuman yang lebih murah.
- Mempunyai banyak teman yang bisa mendukung restoran.
- Melihat teman yang memiliki kemampuan yang biasa saja, tetapi berhasil membuka bisnis restoran, kenapa saya tidak?
Di
Restoran Juga Banyak Korupsi
Paling
sering adalah manipulasi menu yang dipesan oleh pelanggan dengan menu yang
disampaikan di dapur. Modus lainnya melibatkan waiter dengan kasir dan
pelanggannya.
Jangan
Berikan Diskon terlalu Besar
Beberapa
restoran membuat langkah cerdas dalam rangka grand opening. Mereka
menawarkan diskon, tetapi tidak terlalu besar, hanya 20 persen.
Restoran
Sukses dan Restoran Tidak Sukses
A. Restoran Sukses
Hal-hal
berikut ini merupakan pengalaman dari restoran-restoran besar dan sukses :
- Fokuskan manajemen yang efisien dan efektif
- Mencari dan memanfaatkan peluang baru
- Mengerti keinginan pelanggan sesuai dengan zamannya.
- Perhatikan kebiasaan konsumen
- Variasikan cara pelayanan
- Jangan lupa mengevaluas
B. Restoran Tidak Sukses
- Terlalu percaya diri pada menu makanan
- Menyepelekan lokasi
- Pasif menunggu konsumen
- Membangun restoran yang megah melebihi yang seharusnya
- Cuek terhadap konsumen
- Tidak memiliki menu Andalan
- Kurang kontrol kualitas
- Keluhan konsumen dibiarkan
- Sebaliknya, terlalu menurut pada keluhan konsumen juga salah
- Memilih dan mengembangkan karyawan dengan keliru
- Tidak pelit dalam hal budget promosi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar